Resso Prediksi Genre “Pop Indonesia” Bakal Mendominasi di 2021

Resso
Resso

MMeski usianya belum genap satu tahun, sebuah platform streaming musik interaktif, Resso telah menorehkan berbagai prestasi sepanjang tahun 2020. Salah satunya adalah menjadi aplikasi terbaik di Google Play Store, masuk salah satu “Best for Fun” daftar kategori. Berkat fitur-fiturnya yang mampu memberikan diferensiasi tersendiri.

Resso juga terus menjadi sahabat para musisi yang dinilai mampu mengungguli tantangan yang menyertai pandemi COVID-19. Sepanjang tahun 2020, Resso telah melihat bagaimana berbagai lagu, genre dan musisi terus berusaha untuk berkembang dan menjadi favorit para penggunanya. Padahal para pelaku industri musik telah mengalami banyak kendala.

“Kami telah melihat kehadiran berbagai artis pendatang baru serta lagu-lagu trending yang menggambarkan tahun 2020 melalui platform kami, dan kami ingin memberikan apresiasi kami atas berbagai lagu dan musisi yang telah mendapatkan banyak cinta dari para pengguna kami,” jelas Tricia Dizon. Country Manager, Resso Indonesia melalui rilis yang diterima Gizmologi (17/12).

Baca juga: Resso Terpilih Sebagai Salah Satu Aplikasi Google Play Terbaik 2020

Berikan Apresiasi melalui Resso Indonesia 2020 Anthem Awards

Penghargaan Resso Indonesia 2020 Anthem

Untuk itu, Resso memberikan apresiasinya berupa daftar Resso Indonesia 2020 Anthem Awards yang memuat beberapa musisi lokal dan internasional yang paling populer di platform streaming interaktif ini. Mulai dari yang paling banyak dibicarakan artis, favorit netizen, hingga yang paling banyak didengarkan dalam hal lagu cinta.

Dalam daftar artis lokal, Rizky Febian berhasil meraih penghargaan sebagai "Trending Artist / Towards the Top of 2020 Local". Sementara itu, Weird Genius berhasil menjadi Artis TikTok lokal 2020, dan "I & # 39; m sorry" adalah lagu yang paling banyak dinyanyikan Tiara Andini. Dua kategori lainnya, "Pemberi Kode Terbaik" dan "Penghancur Hati Nasional" diraih oleh Woro Widowati dan Mahen.

Sedangkan untuk artis internasional, BLACKPINK berhasil menjadi artis paling trending. Disusul BTS yang merupakan artis favorit, serta lagu "Savage" oleh Megan Thee Stallion yang menjadi "Lagu Yuk Can Yuk 2020". Dari pemenang masing-masing kategori di atas, Resso bisa memprediksi arah industri musik Indonesia di tahun 2021.

Baca:  Ponsel Lipat Huawei Mate X2 Dikonfirmasi Akan Meluncur Pada 22 Februari

Kemunculan genre Pop Indonesia diperkirakan akan terus berkembang dalam beberapa tahun mendatang. Beberapa musisi yang sedang naik daun juga meningkat selama pandemi, membuktikan kemampuan mereka untuk beradaptasi dengan teknologi digital.

Musisi Harus Beradaptasi dengan Teknologi

Webinar Penghargaan Anthem Resso Indonesia 2020

Dalam sesi media briefing yang digelar siang ini (17/12), Resso menghadirkan pengamat industri musik, Adib Hidayat, untuk memberikan gambaran tentang dunia musik sepanjang tahun 2020. Mengingat banyak musisi yang tidak tur sehingga mengganggu jadwal perilisannya. sebuah album. Namun mereka juga akhirnya menemukan cara baru untuk tetap terhubung dengan pendengar.

Yakni dengan melakukan aktivitas baru seperti konser dan pertunjukan online yang ditampilkan melalui metode live streaming. “Ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa industri musik perlu mengikuti kemajuan teknologi,” kata Adib. Dalam kesempatan yang sama, Christian Bong selaku pendiri Indomusikgram juga menjelaskan bahwa musik tidak hanya hadir sebagai sumber kenyamanan bagi penontonnya.

Bagi umat Kristiani, musik juga dapat menjadi salah satu bentuk ekspresi diri setiap manusia yang ditunjukkan melalui kreativitasnya dalam lagu-lagu favoritnya. Kecenderungan untuk eksplorasi musik yang lebih dalam lebih tinggi selama kita berada di rumah. Orang juga akan lebih kreatif dalam menggunakan musik yang disukainya, dalam membuat berbagai konten seperti melalui aplikasi TikTok.

“Salah satu hal terpenting yang kami pelajari tahun ini adalah bahwa pandemi tidak dapat menghentikan musik. Di tahun 2021, kami berharap Resso akan terus mendukung musisi lokal, dan menjadi platform yang memungkinkan terjalinnya hubungan yang lebih dalam antara musisi dan penggemar, ”tutup Tricia.